gambar ayam jago
Peribahasa

Pepatah & Peribahasa Tentang Ayam

Berkata.netHallo sahabat, pada kesempatan kali ini berkata telah merangkum peribahasa tentang ayam. Untuk sebagian orang mungkin terdengar aneh, tapi nyatanya orang jaman dahulu banyak menjadikan ayam sebagai perumpamaan.

Nah dengan hadirnya tulisan ini semoga menjadi pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat.

Kumpulan Peribahasa Tentang Ayam

peribahasa tentang ayam
Pepatah tentang ayam oleh berkata

1. Ayam & Itik

Asal ayam pulang ke lumbung, asal itik pulang ke pelimbahan.

Artinya: Tabiat orang tidak akan berubah.

Untuk mengubah tabiat seseorang itu tidaklah mudah, sebab biarpun ia dalam kondisi tidak baik sekalipun, ia tidak akan sadar dengan hal itu.

Jika pun bisa, merubah tabiat membutuhkan waktu yang tidaklah sebentar, harus melalui dan melewati berbagai rangkaian proses.

2. Malang

Ayam ditambat disambar elang.

Artinya: Malang sekali

Pepatah yang menjadikan ayam sebagai perumpaannya ini menggambarkan suatu kejadian atau nasib seseorang yang tidak baik.

Nah apabila di antara kalian ada yang sedang dalam kondisi tidak baik, maka pepatah tentang ayam ini sangat pas sekali menjadi gambaran hal tersebut.

3. Bercerai Berai

Anak ayam kehilangan induk.

Artinya: Ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan.

Pepatah satu ini sangatlah populer, terutama dikalangan organisator. Pada umumnya digunakan untuk menggambarkan kondisi kelompok yang kehilangan pemimpinnya.

Anak ayam akan jauh berbeda tingkahnya saat ia tidak lagi bersama induknya, pergi kesana kemari tidak karuan.

4. Hidup Senang

Ayam bertelur di padi.

Artinya: Hidup senang dan mewah.

Memiliki kehidupan yang mewah tentu menjadi impian banyak orang, namun untuk mencapai hal itu tidaklah mudah, sebab membutuhkan perjuangan dan kerja keras.

Terkecuali mereka yang sudah kaya sejak lahir dan mewarisi harta dari orang tuanya, tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan kemewahan dalam hidup.

5. Sulit untuk Diketahui

Ayam hitam terbang malam.

Artinya: Sukar ketahuan (tentang perkara dan sebagainya).

Bagaimana dapat terlihat seekor ayam hitam dalam kegelapan malam, hal ini menggambarkan sesuatu yang sukar untuk diketahui.

Dalam beberapa persoalan atau perkara, terkadang solusi tidak ditemukan, yang ada hanya kebuntuan saja.

6. Berkelahi dengan Keluarga

Ayam laga sekandang.

Artinya: Berkelahi atau bertengkar dengan keluarga sendiri atau teman seperguruan.

Berkelahi dan bertengkar dengan orang terdekat termasuk keluarga adalah hal yang begitu memalukan, bagaimana tidak, seharusnya orang terdekat menjadi patner.

Bagaimana dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lian dan orang asing, jika dengan keluarga dan orang terdekat saja bertengkar.

7. Kekuasaan

Ayam itik raja pada tempatnya.

Artinya: Setiap orang berkuasa di tempatnya atau di lingkungannya.

Masing-masing penguasa memiliki wilayah atau daerah kekuasaannya sendiri. Ini telah berlaku sejak dahulu, bahkan dari jama kerajaan kuno.

Tidaklah mungkin rasanya seorang manusia memiliki kekuasaan yang tidak terbatas di dunia ini.

Kekuasaan terbagi-bagi berdasarkan tempat atau wilayah, kita lihat saja saat ini terdapat berapa negara di dunia ini.

8. Ayam Putih

Ayam putih terbang siang.

Artinya: Mudah ketahuan (tentang perkara dan sebagainya).

Peribahasa tentang ayam ini berisi mengenai hal yang mudah ditemukan dan diketahui, hal ini kebalikan dari peribahasa ayam hitam di malam hari.

9. Perkelahian Saudara

Carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga.

Artinya: Perkelahian antar saudara itu akhirnya berakhir juga.

Perkelahian antar saudara tidaklah baik, mengingat seharusnya mereka mampu saling membantu satu sama lain.

Maka jika pertarungan antar saudara tersebut berakhir, tentu itulah yang diharapkan oleh berbagai pihak.

10. Mulut yang Selalu Bergerak

Mulut bagai ekor ayam diembus.

Artinya: Seseorang yang mulutnya tidak berhenti-henti berkata (tidak pernah diam, selalu saja bergerak-gerak.

Pepatah tentang ayam ini ditunjukan kepada mereka yang tidak dapat diam, mulutnya senantiasa berucap dan berkata-kata.

Banyak berkata tentu bukanlah pilihan bijak, apalgi jika perkataan itu tidaklah bermanfaat untuk khalak.

Jangan sampai perkataan yang terucap dari mulut kita menjadi dan dapat menyakiti perasaan orang lain.

11. Tahi Ayam

Hangat hangat tahi ayam.

Artinya: kemauan yang tidak tetap atau tidak kuat.

Peribahasa tentang ayam ini amatlah terkenal di masyarakat Indonesia, seingat saya telah populer daru dahulu.

Keinginan yang tidak tetap akan menimbulkan kebingungan, bukan tidak mungkin hal ini hanya akan menimbul sesuatu yang buruk.

12. Malu

Menjunjung sangkak ayam.

Artinya: Mendapat malu besar.

Kira kira malu yang besar itu seperti apa? Saya kira yang dapat membuat seseorang tidak cukup kuat untuk berdiri tegak.

Bahkan bukan tidak mungkin ia tidak mampu lagi untuk berdiri, dan tenggelap dalam rasa malu tersebut.

13. Tuan dan Anak Buah

Mati ayam, mati tungau.

Artinya: Jika tuannya celaka, anak buahnya ikut merasakan celaka juga.

Tidak dapat dipungkiri anak buah memiliki ketergantungan kepada tuannya, maka jika sang tuan terancam, anak buahpun akan merasa terancam.

14. Kebaikan yang Salah

Memperlapang kandang musang, mempersempit kandang ayam.

Artinya: Memberi kesempatan baik kepada orang yang bermaksud jahat.

Tidak jarang orang yang terlalu baik memperlakukan siapapun dengan baik, termasuk orang-orang yang memiliki niatan jahat.

Bahkan di antara meraka mungkin sudah tidak lagi peduli dengan bagaiman orang lain memperlakukannya, namun yang ia pikirkan adalah bagaimana ia dapat meperlakukan orang lain dengan baik.

15. Nasib

Tuah ayam boleh dilihat, tuah manusia siapa tahu.

Artinya: Tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang.

Manusia hanya dapat berusaha, sedang untuk urusan hasil mutlak urusan Allah. Maka sangat benar rasanya seorang manusia tidak dapat menentukan nasib seseorang, bahkan dirinya sendiri.

16. Tidak Berdaya

Sebagai ayam diasak malam.

Artinya: Tidak berdaya lagi

Manusia seperti mahluk lainnya memiliki keterbatasan, serta saling membutuhkan sesama dalam menjalani kehidupan ini.


Nah demikian peribahasa tentang ayam yang dapat saya sajikan pada kesempatan kali ini, semoga menjadi nasehat dan hiburan untuk kita semua.

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *